MOBILIZE Santiago Speaker Series: Daniel Chatman

Aerial view of Houston, Texas

Riset terbaru dari ahli transportasi, Daniel Chatman, dihasilkan dari pengalaman selama 2 dekade yang sebagian besar dilakukan di wilayah Amerika Serikat.

DC_bw_cropped-280x300 Chatman telah mempelajari bagaimana orang-orang pergi ke tempat kerjanya dan dampaknya bagi ekonomi perkotaan. Ia juga menginvestigasi pola lalu lintas, penyebaran pekerjaan dan subsidi pinjaman untuk rumah-rumah yang berlokasi di pemukiman dengan tingkat kepadatan yang tinggi yang dilengkapi dengan akses transit yang bagus. Di 2013, ia dan asisten penulisnya bahkan berargumen bahwa transportasi publik dapat menghasilkan keuntungan ekonomi hingga $1,8 milyar setiap tahunnya bagi kota.

Daniel Chatman akan berbicara di MOBILIZE Santiago mengenai pembangunan perkotaan dan kota-kota yang dinamis, termasuk kebijakan nasional mengenai perumahan sosial dan adanya (atau tidak ada dan kurangnya) integrasi transportasi publik beserta aksesnya.

ITDP menemui Chatman di kantornya di University of California-Berkeley dimana ia mengajar kelas Department of City and Regional Planning, untuk mendiskusikan tentang pekerjaannya dan refleksinya dari tema MOBILIZE tahun ini, “just and inclusive cities become the new normal”.

ITDP: Penelitian Anda menunjukkan bahwa transportasi dapat meningkatkan kepadatan kota dan secara langsung juga meningkatkan produktivitas bila mengacu pada aglomerasi ekonomi. Apakah kota-kota di Amerika akhirnya menyadari keuntungan-keuntungan itu?

Para perencana (planners) di Amerika Serikat dilatih untuk percaya hal-hal seperti pertumbuhan yang pesat dan transportasi publik merupakan ide yang bagus, meski begitu, kota-kota ini tidak selalu percaya akan hal-hal ini sepenuhnya. Dan mengapa kota-kota ini tidak percaya? Karena orang-orangnya juga tidak percaya, dan kenapa orang-orang tidak percaya? Karena orang-orang ini mempunyai beragam kekhawatiran. Mereka fokus pada akibat langsung yang akan mereka alami dari berbagai keputusan pendanaan dan investasi, dan juga efeknya pada lingkungan sekitarnya. Namun di beberapa kasus, orang-orang percaya dan mau mendukung kenaikan pajak penjualan dalam skala besar, sebagai contoh, kota-kota seperti Los Angeles dan Seattle.

Meski begitu, apakah dukungan itu akan berakhir dengan perubahan besar dalam meningkatkan kepadatan sebuah kota dan penumpang angkutan umum serta hal lainnya? Ini merupakan pertanyaan yang berbeda. Kita mempunyai banyak regulasi yang membuat keuntungan-keuntungan tersebut sulit untuk direalisasikan.

Pada faktanya, ya, di Amerika Serikat, kita mempunyai produktifitas yang tinggi di kota dengan tingkat kepadatan yang tinggi yang biasanya sudah mempunyai sistem transportasi publik yang baik. Namun bila Anda melihat kota-kota tersebut, kota-kota tersebut juga mempunyai polarisasi pendapatan yang meningkat. Kita mempunyai dua hal itu secara terpisah karena perumahan menjadi sangat mahal di lokasi yang sama.

Banyak perencana (planners) cenderung bergabung dan bekerja dengan (pemerintah) kota karena mereka percaya dengan kekuatan sebuah kota. Namun terkadang visi kita tentang kota yang indah dengan fasilitas yang hebat adalah visi yang lebih cocok bagi orang yang berpenghasilan tinggi, jadi Anda harus berhati-hati dengan itu.

Bagaimana cara kita meyakinkan kota-kota bahwa reformasi parkir adalah salah satu cara untuk meningkatkan keadilan di kota?

Persyaratan parkir off-street dapat meningkatkan harga perumahan, terutama di kawasan dengan tingkat penduduk yang padat. Sangat tidak biasa untuk melihat biaya konstruksi untuk parkir terstruktur yang menghabiskan $60,000 per ruang. Itu adalah uang yang sangat banyak.

Persyaratan-persyaratan tersebut menjadi isu keadilan karena harga perumahan, namun sebenarnya masalahnya lebih dari itu. Akibat dari konstruksi parkir lebih parah dari itu karena mereka mengubah struktur rumah yang sudah dibangun. Para developer juga lebih memilih membangun rumah mewah sebagai jawaban dari menyediakan 2 ruang parkir per-unit rumah.

Ada beberapa bukti yang menjabarkan bahwa persyaratan parkir di beberapa tempat merupakan kendala yang lebih besar terhadap pemadatan sebuah kota dibanding hal-hal lainnya. Dapat dikatakan bahwa bukan standar ketinggian, alokasi zona eksisting, atau densitas yang sesuai hukum, namun justru parkirlah yang menghentikan orang dari membangun kota yang padat.

Dampak seperti apa menurut Anda yang dapat mempengaruhi perencanaan transportasi di kota-kota di Amerika yang berasal dari pendanaan negara di iklim politik saat ini? Dapatkah perencanaan ini tetap berjalan?

Banyak kota-kota yang tetap menjalankan perencanaan transportasi tanpa pendanaan dari negara, yang kini hanyalah fraksi kecil dari pembangunan sistem transportasi yang baru. Meski begitu saya mengkritik proyek-proyek sistem transportasi yang telah dibiayai oleh pemerintah, menggelontorkan sejumlah uang untuk membangun jalan bukan solusi yang bagus juga.

Iklim politik saat ini akan mempunyai dampak negatif pada kota yang berkelanjutan. Contohnya, pemerintahan Trump telah mempertimbangkan perencanaan infrastruktur senilai triliunan dollar dari Departemen Transportasi dengan mengenyampingkan 50 daftar proyek-proyek yang potensial. Kebanyakan proyek-proyek itu adalah perawatan dan konstruksi fasilitas jalan raya. Saya merasa itu bukan hal yang positif, namun di sisi lain saya juga merasa kalau dampak dari kebijakan ini tidak akan terasa bila dibandingkan dengan keadaan 20 tahun yang lalu. Karena faktanya, kota-kota, baik di tingkat nasional maupun lokal sudah mencari pendanaan alternatif dan kini bergantung pada (dana) tersebut.

Pada akhirnya, kota-kota yang lebih kecil yang akan lebih merasakan dampak buruknya, karena kota-kota besar dan negara-negara bagian yang lebih makmur dapat menghindari kenaikan pajak yang digunakan untuk mendanai bidang transportasi. Area-area terpencil juga akan lebih menderita, terkena dampak paling buruknya.

Mobilize-Santiago-Logo Wawancara ini merupakan bagian dari “MOBILIZE Santiago Speaker Series”. Di rangkaian seri ini, kami akan menampilkan wawancara dengan para peneliti dari Future Urban Transport dari VREF yang akan mendiskusikan tentang pekerjaan mereka di transportasi berkelanjutan dan refleksinya dalam tema MOBILIZE Santiago: Just and Inclusive Cities Become the New Normal.  Untuk mengetahui lebih lanjut tentang MOBILIZE Santiago dan bagaimana caranya mendaftar untuk mengikuti acara ini di Chile, kunjungi mobilizesummit.org.