Lokakarya “Mobilitas, Infrastruktur, dan Perubahan Iklim” & Site Visit Busway bersama FNF Indonesia

5

The Friedrich Naumann Foundation for Freedom (FNF), sebuah yayasan politik dari Jerman mengadakan 5 hari lokakarya tentang perubahan iklim.

FNF yang berbasis di Jerman dan di 60 negara lainnya di seluruh dunia, bersama dengan mitra-mitra kerjanya mempromosikan kebebasan, demokrasi, hak asasi manusia, pluralisme, toleransi, ekonomi pasar dan negara hukum. Di tahun 2017 ini, FNF menambahkan satu fokus proyek yaitu mengenai perubahan iklim di wilayah perkotaan. Dalam lokakarya ini, FNF bekerjasama dengan Freedom Institute, Garda Bangsa dan Indonesian Youth Team on Climate Change menyelenggarakan sebuah lokakarya bertajuk “Mobilitas, Infrastruktur, dan Perubahan Iklim” pada tanggal 2-5 Maret 2017 lalu.

Bertempat di Hotel Santika BSD, para peserta lokakarya adalah para mahasiswa terpilih dari berbagai universitas di Indonesia. Di lokakarya ini mereka belajar bagaimana infrastruktur dan sistem transportasi di perkotaan harus dikembangkan sedemikian rupa sehingga menciptakan kota yang tangguh dan pintar serta ramah lingkungan.

Di hari pertama dan kedua, lokakarya diisi sesi World Cafe, nonton bareng dan juga diskusi oleh akademisi dan ahli tata kota, Andi Simarmata. Keseruan hari pertama dan kedua lokakarya lebih lengkapnya bisa dilihat di sini.

Masih di hari kedua, ITDP Indonesia mengisi salah satu sesi mengenai Transit-Oriented Development (TOD) yang dipandu oleh Deliani Siregar (Anggi) Urban Planning Assistant ITDP Indonesia. Selain menyampaikan materi, Anggi juga mengajak para peserta untuk mendesain jalan yang baik dengan menggunakan kreatifitas. Berbekal ilustrasi jalan, peserta dapat dengan bebas mendesain ulang jalan berbekal materi yang disampaikan oleh Anggi sebelumnya. Setelah waktu selesai, setiap kelompok mempresentasikan dan menjabarkan desain jalan yang telah dibuat.

Di hari ketiga, ITDP mengajak para peserta mengunjungi PT. Transportasi Jakarta. Diawali dengan berkumpul di kantor pusat Transjakarta, para peserta disambut langsung oleh Direktur Operasional Transjakarta, bapak Daud Joseph. Bapak Daud mempresentasikan perkembangan dan inovasi-inovasi yang telah dilakukan Transjakarta selama beberapa tahun terakhir untuk melayani warga Jakarta. Di akhir sesi, pak Daud Joseph mengajak peserta menengok ruang command center yang menjadi ruang pantau para petugas dalam mengatur manajemen armada dimana ruangan ini sudah dilengkapi dengan CCTV dan GPS.

Selesai di kantor Transjakarta, peserta melanjutkan perjalanan menuju halte Karet dimana sepanjang perjalanan Ria Roida Minarta, Urban Planning Associate ITDP Indonesia menjelaskan tentang sistem BRT. Berhenti di halte Karet, materi tentang BRT kembali dilanjutkan oleh Gandrie Ramadhan, Transport Associate ITDP Indonesia yang menjelaskan tentang BRT Standard. Perjalanan kembali dimulai dengan tujuan Jakarta Smart City Lounge dimana sepanjang perjalanan, Anggi menjelaskan tentang TOD Standard. Sampai di Jakarta Smart City, peserta disambut staff JSC Lounge yang memandu dan memberikan informasi seputar Jakarta Smart City. Perjalanan pun ditutup dengan jalan-jalan naik bus wisata (bus tingkat) Transjakarta menuju halte Bundaran Senayan.