Sekolah Ramah Bersepeda

Menanamkan Budaya Bersepeda dengan Mengapresiasi Pesepeda  

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi bagi para siswa/i pesepeda yang telah bersepeda secara rutin ke sekolah. Pemilihan SDN 01 Gandaria Selatan dilatarbelakangi oleh inisiatif pihak sekolah yang melihat banyaknya jumlah siswa/i pesepeda kemudian menyediakan sarana parkir sepeda. 

Sejak satu bulan lalu, ITDP Indonesia berkunjung ke SDN 01 Gandaria Selatan untuk mendata, mengamati perilaku hingga mendokumentasikan para siswa/i ini ketika bersepeda. Bahkan, tim ITDP Indonesia juga mengobrol dengan orang tua murid, pihak sekolah dan tentunya para siswa/i pesepeda mengenai persepsi mereka tentang bersepeda.

Pada pengumpulan data awal, tercatat ada 40 orang siswa/i pesepeda, dari mulai kelas 2 hingga kelas 6 dengan frekuensi bersepeda 3-5 kali dalam seminggu. Bahkan setengahnya, bersepeda 5 kali dalam seminggu alias setiap hari. ITDP Indonesia kemudian memulai pengumpulan data kualitatif dengan mewawancarai orang tua siswa/i serta para siswa/i sendiri mengenai bersepeda.

Hasilnya mengesankan, para orang tua tidak segan mengizinkan anaknya bersepeda mulai dari alasan kemandirian hingga alasan kesehatan. Meski belum mengizinkan anak-anaknya bersepeda di luar lingkungan, para orang tua berharap banyak dengan kehadiran jalur sepeda yang saat ini sedang digiatkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Pun para siswa/i pesepeda juga mengutarakan keinginannya untuk bisa bersepeda ke luar lingkungan. Mereka bahkan bercerita harus berangkat dari rumah masing-masing jam 4 pagi hanya agar dapat bersepeda secara leluasa menuju area Car Free Day.

Video: Sekolah Ramah Bersepeda

Mengapresiasi Pesepeda Menambah Motivasi 

Kedatangan tim ITDP Indonesia ke SDN 01 Gandaria Selatan diawali ketika melihat parkir sepeda yang disediakan pihak sekolah. Parkir sepeda di pojok sekolah ini, selalu penuh dengan sepeda-sepeda para siswa/i.

                                
 Siswa/i pesepeda di SDN 01 Gandaria Selatan sudah membuktikan, budaya bersepeda dapat ditanamkan sejak kecil bahkan tanpa kewajiban atau imbauan. Dan untuk meneruskan budaya dan semangat bersepeda ini hingga beranjak dewasa, apresiasi sangat perlu dilakukan untuk menambah motivasi bagi para siswa/i ini. 

“Sekolah Ramah Bersepeda”  merupakan program edukasi dan apresiasi berbasis partisipatif-kolaboratif yang diperuntukkan bagi siswa/i SD di Jakarta yang aktif bersepeda.

Program ini menitikberatkan pada: 

  1. Apresiasi terhadap siswa/i yang bersepeda
  2. Edukasi mengenai pentingnya transportasi ramah lingkungan (jalan kaki, sepeda, angkutan umum) di perkotaan 
  3. Menjaring masukan dari para siswa/i tentang kota yang ideal untuk bersepeda
  4. Mendapatkan persepsi tentang keamanan dan kenyamanan bersepeda di sekitar lingkungan sekolah dan rumah dari para siswa/i

Acara “Sekolah Ramah Bersepeda” dibuka oleh Bapak Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta yang mengapresiasi para siswa/i pesepeda dan memberikan kata-kata penyemangat bagi mereka. “Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini sedang menyiapkan fasilitas sepeda yang aman dan nyaman, jadi terus semangat bersepedanya,” ungkap Bapak Syafrin. Direktur ITDP untuk Asia Tenggara, Faela Sufa juga membuka acara dan mengajak siswa/i pesepeda untuk turut serta menularkan semangat bersepeda mereka ke teman-teman yang lain agar makin banyak yang bersepeda.

Pelbagai pihak ikut serta mengapresiasi siswa/i pesepeda dengan memberikan beragam insentif bagi siswa/i pesepeda:

  1. PT. Pasific Indah Pratama (Pasific Bike) melalui Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta
  2. Gowes Bike Sharing
  3. PT. MRT Jakarta
  4. B2W Indonesia
  5. Ecotransport Indonesia

Para siswa/i pesepeda kemudia bersepeda bersama dengan jajaran Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, perangkat walikotamadya Jakarta Selatan dan ITDP Indonesia menyusuri Jalur Sepeda Fase 2. Anak-anak terlihat sangat menikmati pengalaman bersepeda mereka di luar lingkungan, bahkan beberapa dari mereka mengutarakan antusiasmenya karena akhirnya bisa melintasi jalur sepeda.

Kegiatan dalam “Sekolah Ramah Bersepeda” juga termasuk melakukan aktivitas permainan (games) mengenai transportasi ramah lingkungan serta persepsi siswa/i pesepeda tentang kota yang ramah untuk bersepeda. 

Apresiasi Bagi Pesepeda, Penting! 

Ke depannya, ITDP Indonesia berharap, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan juga masyarakat dapat mulai memberikan apresiasi lebih kepada para pesepeda dengan insentif-insentif berupa kemudahan bermobilitas bagi para pesepeda. Mulai dari memberikan subsidi untuk pembelian sepeda dengan kondisi tertentu, penyediaan fasilitas pejalan kaki dan pesepeda yang aman dan nyaman serta pembangunan yang berdasarkan kebutuhan pejalan kaki dan pesepeda

 

 

UNDUH PRESS RELEASE “SEKOLAH RAMAH BERSEPEDA”