pers release
news
Home arrow News arrow Wednesday News
Wednesday News
1. Jalan Rusak Kok Dibiarkan?

JAKARTA, KOMPAS.com — DPRD DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera memperbaiki badan jalan yang rusak. Jalan yang rusak seharusnya tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena tersedia dana perawatan jalan yang selalu siap digunakan sebanyak Rp 80 miliar.

"Segera perbaiki badan jalan yang rusak sebelum jatuh korban jiwa akibat terperosok di jalan berlubang. Dinas Pekerjaan Umum (PU) seharusnya tanggap dalam memperbaiki jalan rusak sehingga tidak terjerat masalah hukum jika undang-undang lalu lintas yang baru diberlakukan," kata anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Muhammad Sanusi, Selasa (26/1/2010) di Jakarta Pusat.
              2. Antisipasi 28 Januari, Arus Lalu Lintas Dialihkan
 

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengantisipasi kemacetan yang bakal terjadi pada saat demo 28 Januari berlangsung, Polda Metro Jaya akan melakukan pengalihan arus lalu lintas. Pengalihan lalu lintas dilakukan di tiga titik konsentrasi massa, yaitu depan Istana, Bundaran HI, dan depan Gedung MPR/DPR.

"Pengalihan ini sifatnya situasional. Artinya, jika memang kondisi arus lalu lintas macet sehingga kendaraan tidak bisa melintas, maka kami akan melakukan pengalihan arus lalin," ucap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar, Selasa (26/1/2010) siang.

                                                                                                          Read More...

3. Transportasi DKI Butuh Konsistensi

 

JAKARTA(SI) – Kemacetan selalu menjadi kendala utama di wilayah DKI Jakarta. ealisasi pola transportasi makro yang dicanangkan beberapa tahun lalu hingga kini masih tersendat.
Tak pelak,untuk berkendara di Ibu Kota dibutuhkan strategi khusus dengan memperhitungkan berbagai hal, yakni jarak tempuh,kemacetan lalu lintas, bus kota dan mikrolet yang ngetem,atau jadwal perjalanan kereta api yang tak menentu. Sementara, eberadaan bus Transjakarta yang dijadikan salah satu ikon transportasi massal, masih perlu penyempurnaan.
    Read More...
 
4. KRL Blue Line Sepi Peminat


Tuesday, 26 January 2010 DUA tahun lebih beroperasi,sejak November 2007, KRL Ciliwung Blue Line ternyata kurang diminati masyarakat. Blue Line beroperasi dari Stasiun Manggarai,Sudirman, Karet,Tanah Abang, Duri,Angke, Kampung Bandan, Kemayoran, Pasar Senen,Kramat Sentiong dan Jatinegara.


Setiap hari, KRL ini melakukan perjalanan sebanyak enam kali, yakni mulai dari pukul 06.30 WIB, 07.30 WIB, 08.30 WIB dan 09.30 WIB.Kemudian dilanjutkan sore harinya pada pukul 15.30 WIB,16.30 WIB, 17.30 WIB dan terakhir pada pukul 18.30 WIB. Meski beroperasi di jam-jam sibuk, dan cuma membayar tiket Rp3.500, KRL ini ternyata tidak terlalu dimanfaatkan secara maksimal oleh warga Jakarta.

Read More...

 

 

 5. Bus Sekolah Hantam 2 Taksi & Biker di Fly Over Karet

Jakarta - Sebuah bus sekolah menghantam 2 taksi dan biker di fly over Karet menuju Jl HM Mas Mansyur, Tanah Abang. Akibat peristiwa itu, ruas jalan sekitar Kuningan, Jakarta Selatan macet.

"Mungkin ngebut sehingga akhirnya menghantam taksi. Jalan jadi macet banget," kata Hadori melalui fasilitas Info Anda kepada detikcom, Rabu (27/1/2010).
Read More...

   6. Feeding a City Off The Back of a Bike

Everyone is used to Jakarta’s legions of cart vendors, warungs and roadside restos making mealtimes easy and quick. After all, in such a fast-paced city, preparing family meals often poses a challenge.

But it is harder on a different scale altogether for the small-scale mobile entrepreneurs who eke out a meager living making things easier for the rest of us. The pedagang keliling , or mobile vendors, ply the roads of housing complexes selling basic food items such as vegetables, spices and chicken. Some days they they turn a tiny profit, on others they lose money. Who would choose to do it? 
 Read More...

    7. Transport Ministry Seeks Repeal of New Tax

The Transportation Ministry has officially asked the Finance Ministry’s Directorate General of Taxation to reconsider a new tax on leasing aircraft that the ministry said would likely result in higher air fares.  Harry Bhakti, the Transportation Ministry’s director general for aviation, said on Tuesday that he sent an official request to the tax office last week.

“If the tax office still continues with the current regulation then it will hit the customers the most,” he said.

 
 

      8. Jakarta’s busway: Still a long way to go

 
Jakarta’s busway system has been greeted as a great boon by many commuters in the city while many others have complained about the perceived lack of organization in managing the system.
As a newcomer to Jakarta, having last visited the Big Durian almost 10 years ago, I was not in an ideal position to judge the efficiency of the busway, but having used public transportation extensively in many of South-East Asia’s major cities gave me reference points to compare Jakarta’s busway system with other similar means of transportation in other cities in the region.