About ITDP

The Institute for Transportation and Development Policy works with cities worldwide to bring about sustainable transport solutions that cut greenhouse gas emissions, reduce poverty, and improve the quality of urban life


ITDP Indonesia

ITDP together with The United Nations Environment Programme (UNEP) and GEF, is giving technical assistance for local government of DKI Jakarta in order to increase the usage of TransJakarta buses, through “Bus Rapid Transit and Pedestrian Improvements in Jakarta” project. ITDP Indonesia is working on 3 major issues: Bus Rapid Transit (BRT), Non-Motorized Transport (NMT) and Transport Demand Management (TDM).




Latest News
    Publications
Stay Connected

Debat Cagub DKI Soal Macet di Transjakarta

Friday, 18 May 2012

VIVAnews - Enam calon gubernur Jakarta melakukan debat terkait mengatasi kemacetan di ibukota, Kamis 17 Mei 2012. Tak seperti biasanya, debat kali ini dilakukan di dalam moda transportasi massal ibukota, yaitu TransJakarta.

Debat calon gubernur yang bertajuk Atasi Kemacetan dengan TransJakarta yang diselenggarakan oleh Stasiun Televisi ANTV ini hanya dihadiri empat dari keenam kandidat. Cagub nomor urut satu, Fauzi Bowo dan nomor urut tiga, Joko Widodo tidak hadir dalam debat tersebut.

Diketahui Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, berhalangan hadir lantaran sedang umroh. Sedangkan Jokowi, tidak bisa hadir dikarenakan menghadiri acara lain.

Debat yang dilakukan sepanjang koridor empat yaitu Dukuh Atas- Ragunan, berjalan dengan alot. Masing-masing calon gubernur mengeluarkan argumennya terkait dengan pengembangan moda transportasi massal yang akan diusung jika terpilih nanti

"Dalam satu tahun, fedeer-fedeer akan dibangun sampai tingkat kelurahan," ujar Hendardji Soepanji, calon gubernur nomor urut dua.

Read more..



  • 504 bus-route permits revoked

  • Sepeda Pengumpan Busway di Guangzhou

  • Selama HBKB, Armada Koridor I Gunakan BBG




  • Pertimbangkan Pembangunan MRT

    Tuesday, 15 May 2012

    Yoga ITDP BRT 

    XIAMEN, KOMPAS.com — Jakarta dalam waktu dekat akan segera memulai pembangunan kereta api cepat (mass rapid transit). Proyek ini perlu dipertimbangkan dengan masak-masak.China tahun-tahun belakangan ini justru lebih mengembangkan pembangunan sistem transportasi berbasis bus (BRT) ketimbang MRT karena pertimbangan efisiensi dan prosesnya lebih singkat. Di Xiamen, China, misalnya, pembangunan infrastruktur yang semula disiapkan untuk LRT malah kemudian diubah dan digunakan untuk BRT.

    Institute for Transportation and Development (ITDP) Indonesia secara khusus mengunjungi Xiamen, China, untuk mempelajari itu. BRT di Xiamen yang mulai beroperasi tahun 2008 ini akhirnya menjadi BRT layang pertama di dunia. Koridornya sangat panjang dan menyeberangi laut karena Xiamen berupa pulau.

    "Ini bisa dijadikan pelajaran berharga untuk Indonesia yang sekarang ini juga mulai membangun MRT yang tahap pertama menghabiskan anggaran Rp 17 triliun," kata Country Director ITDP Indonesia Yoga Adiwinarto, saat melihat stasiun BRT layang di Xiamen kemarin, seperti dilaporkan wartawan Kompas Sutta Dharmasaputra yang ikut rombongan itu.

    Read more..



  • Belajar Busway Sampai ke Guangzhou

  • Job Vacancy : Transport Associate ITDP Indonesia

  • Bukan MRT yang Dibutuhkan Jakarta

  • map
    Latest Poll
    Menurut Anda, Sterilisasi Busway yang sedang berjalan:
     
    Related Links
    GEFREEPUNEP
    Suara TransJakartaTrans JakartaITDP
    Follow Us
    twitter facebook rss
    Receive site updates regarding projects, news, publications, and events. Add the feed link above to your favorite RSS reader.
    Email Newsletter

    Our eBulletin is a free, e-mail news brief containing program updates, sustainable transport policy critiques, advocacy alerts and event announcements from ITDP Worldwide


    Sign Up Today!